Thursday, August 23, 2007

Yang Penting: Passion!

Akhirnya posting lagi. Ternyata dua bulan terakhir, frekuensi saya menulis di blog ini dan blog yang satunya lagi sangat menurun.

Sekarang sudah hari keempat sejak kuliah semester ganjil berjalan. Akhirnya saya sudah memilih mata kuliah apa saja yang ingin saya pelajari semester ini. Sejauh ini ternyata semuanya mata kuliah yang banyak peminat. Semua mata kuliah yang saya ambil, jumlah pesertanya lebih dari 40 orang. Yang terparah adalah Maninov: 413 peserta! Nampaknya reputasi pak Gede Rake memang sangat luar biasa. Tapi, diantara semua mata kuliah yang saya ikuti sejauh ini, yang paling menarik adalah: DK2148, Tinjauan Huruf. Kenapa? Hmm..., mari kita mulai.

Pagi ini rasanya pertama kalinya sejak berkuliah di ITB saya menjejakkan kaki di wilayah FSRD selain lapangan dan parkir SR. Rasanya gugup. Hehe. Berasa seperti murid pindahan di hari pertama sekolah (walaupun sebenarnya saya tidak pernah sih merasakan jadi murid pindahan). Dan ya, memang suasananya berbeda ternyata di daerah sana. Lebih... apa ya... tak terawat mungkin. Apalagi jika dibandingkan dengan labtek V. Yah, mungkin memang begitu penghuninya, agak cuek dan eksentrik. Mungkin.

Ya, meskipun setelah masuk kuliah beberapa lama, SR yang selama ini hanya saya andai - andaikan sebagai daerah nyentrik ternyata tidak seajaib yang ada di benak saya. Well, setidaknya tidak sampai lihat ada yang memakai jubah sihir dan membawa sapu (emangnya SR itu Hogwarts apa?). Ada sih beberapa hal yang unik seperti:
  • Tidak ada kursi bertangan, khas ruang kuliah, di ruang kelas DKV 2 tadi. Yang ada justru meja - meja beralaskan kertas milimeter block yang dilapisi plastik transparan supaya waterproof. Mungkin minggu depan saya coba ambil screen shot ruang kelasnya.
  • Peralatan kuliah saya sekarang jadi bertambah: kuas nomor 10, pensil berbentuk pipih, kuas 1 inchi, dan cat poster. Haha!
  • Praktikum dengan perintah: "ayo, silakan corat coret kertas koran yang kalian bawa... terserah, coret apa aja.... ."
Diluar sedikit hal tadi, ada sebuah pengalaman menarik yang saya dapat. Bila biasanya para pengajar memberi wejangan seperti, "yang penting belajar itu work hard" atau "yang penting belajar itu work smart" atau yang senada dengan itu, maka tadi saya mendapat wejangan yang berbeda dari pengajar mata kuliah Tinjauan Huruf (duh, masih belum hafal namanya nih). Beliau bilang, "belajar itu yang penting passion-nya!" Hehe! Ya, ternyata memang ada cara pandang yang berbeda ya... . Passion! Hwehehehe.

12 comments:

Anonymous said...

soalnya beda sih sekarang kulnya, kl belajar ttg teknologi berarti study with logic, kl berhubungan ma seni berarti study with passion...
hehehe, penilaiannya kan beda, kl karya seni menilai dengan passion yg timbul dari karya itu kali...
halah... sok tau gw ^_^

Anggriawan Sugianto said...

klo menurut gw, yang penting tuh mencintai pekerjaan yang kita lakukan (termasuk mencintai mata kuliah yg diambil :) .. mirip2 passion kalee ya.. :D

PauL said...

wew, kuliah diatas meja beralaskan kertas? gw udah pasti gagal :(
kertasnya basah kena keringet tangan gw :))

ps : berencana mengambil typograph tak?

qbl said...

@ fitra : sok tau lo fit! hehe, ga ding. ya, yg jelas sih gw ngarep dapet banyak 'point of view' yang beda dengan mengambil kuliah 'anak seni'. bosen kuliah 'anak teknik' mulu. :)

@ anggri : setuju... . :D

@ paul : mejanya dilapisin plastik lagi, paul! supaya waterproof. mereka kan juga kalo kuliah 'belepotan': ada tinta, ada cat, ada macem2 lah. tipo? sks gw buat ambil keluar IF udah abis nih... hiks :(

Rani! said...

hooo..jadi juga ngambil matakuliah dkv. kok ga jadi tipografi bel?

vinta said...

oia, ada quote yang agak2 nyambung dari "Johann Heinrich Pestalozzi" sama pernyataan di atas n comment-nya mas Anggri..

Learning is not worth a penny when courage and joy are lost along the way.

berarti harusnya, sebelum belajar hal-hal yang lain, kita belajar dulu untuk belajar..gimana caranya supaya "courage and joy" nya tetep ada slama bljar..

Setelah ketemu quote ini, baru bner2 nyadar klo tagline-nya iklan Rinso itu ada benernya..
"ga kotor, ga belajar"

qbl said...

@ Rani! : ya, soalnya tipo ternyata bukanya semester genap dan mata kuliah tinjauan huruf itu ternyata kuliah pendahulu buat tipo. kata dosennya, tipo tuh belajar huruf dari abad 19 - 20, nah tinjauan huruf belajar yg sebelumnya. gitu.

@ vinta : wah, quote bagus tuh. sudah lama ni kehilangan 'joy and courage' dalam belajar. jadi tiba2 berpikir, sekolah adalah sebuah sistem pendidikan yang 'memenjarakan'. haha.

Anonymous said...

Wah ngambil kuliah SR. Tampak seru betul. Mau dong bel, ambilin gambar kelasnya. Lo anak teknik sendiri di kelas itu?

Anonymous said...

Bal, belajar nulis yang bener ya...
Tar kalo uda jago, ajarin sy.

Bagaimana mungkin??? Menulis saja aku sulit...

ikram said...

halo iqbal, terimakasih telah berkunjung ke blog saya :)

qbl said...

@ ika: ya, insya Allah kamis ta' ambil gambarnya

@ mbak dibond: haha. ya maunya si belajar yg bener, tapi kan baru beres semester depan, emang mba dibond masi disini semester depan?

@ ikram: ya, tengkyu juga dah main kesini. coba sekali sekali main ke menulisitusehat.blogsome.com ya! :p

Anonymous said...

hati2 bal...
kata adik taplok klp sy yg dari SR
tinjauan huruf itu syusehhh... hiihhihihiihih...
kl gw dsrh milih iktan kul seni, maka gw memilih ikuta kul sastra...
ada gak sih???